apollo 77 Perkelahian final kompetisi Brasil berujung 23 pemain dikartu merah
Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 23 pemain mendapatkan kartu merah setelah terjadi perkelahian massal antara Cruzeiro melawan Atletico Mineiro,apollo 77 pada final kejuaraan negara bagian (Campeonato) Mineiro, Belo Horizonte, Senin WIB, demikian dikutip dari BBC.
Cruzeiro keluar menjadi pemenang berkat gol semata wayang yang dibukukan Kaio Jorge untuk membawa mereka menang 1-0. Tim yang diasuh mantan pelatih timnas Brasil, Tite, itu menjadi juara negara bagian Minas Gerais untuk pertama kalinya sejak 2019.
Namun pertandingan itu ternoda oleh keributan hebat pada fase akhir laga, yang memaksa petugas keamanan dan polisi militer turun tangan mengendalikan situasi. Keributan itu kemudian berujung pada diberikannya kartu merah kepada 23 pemain secara retrospektif.
Pangkal keributan terjadi saat kiper Atletico Everson mendorong gelandang Cruzeiro, Christian, hingga terjatuh, setelah kedua pemain itu bertubrukan saat mengejar bola. Sang kiper kemudian menekan Christian dengan lututnya.
Rekan-rekan setim Christian segera mengejar Everson dan mendorong kiper tersebut hingga mengenai tiang gawang. Hal itu lantas memicu keributan lebih luas ketika pemain lain ikut terlibat.
Wasit Matheus Delgado Candancan dilaporkan tidak memberikan kartu merah saat pertandingan berlangsung. Namun dikutip dari media Brasil, Globo, dilaporkan bahwa 23 pemain akhirnya diganjar kartu merah setelah pertandingan, karena wasit tidak dapat memperlihatkan kartu saat keributan terjadi.
Tercatat ada 12 pemain Cruzeiro yang mendapat kartu merah, termasuk Kaio Jorge. Sementara itu 11 pemain Atletico mendapat kartu merah, termasuk mantan bek Atletico Madrid dan Nottingham Forest, Renan Lodi.
Meski sangat banyak kartu merah yang diberikan wasit pada pertandingan kompetisi Brasil itu, namun rekor kartu merah terbanyak dalam satu laga sepak bola senior masih dipegang oleh pertandingan divisi kelima Argentina antara Atletico Clayploe dan Victoriano Arenas pada 2011.
Pada pertandingan itu, 36 pemain yang terlibat diusir keluar lapangan sebagai konsekuensi dari perkelahian massal.
Baik Atletico maupun Cruzeiro sama sekali belum meraih kemenangan dari empat pertandingan awal musim Liga Brasil Serie A musim ini. Atletico tercatat berada di posisi ke-17, sedangkan Cruzeiro menghuni posisi ke-19 di klasemen sementara.
Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
(责任编辑:politik)
- ·Chivu: Inter Milan seharusnya bisa lebih baik kontra AC Milan
- ·Malut United dan PSM Makassar berbagi satu poin di Ternate
- ·PSSI tunjuk Jatim tuan rumah Piala AFF U17 2026
- ·PSIM kembali ke jalur kemenangan usai atasi PSBS 4
- ·PSIM kembali menang, Van Gastel masih beri catatan evaluasi
- ·PSSI tunjuk Jatim tuan rumah Piala AFF U17 2026
- ·Jadwal Super League pekan 24: Persebaya vs Persib, Persija vs Borneo
- ·Pelatih Bali United: Kemenangan atas Arema angkat percaya diri pemain
- ·Milo sebut Persis butuh satu permainan terbaik untuk menang
- ·Prabowo pastikan ketersediaan pangan aman di tengah krisis global
- ·Alasan Hector Souto bawa skuad berbeda di Kejuaraan ASEAN Futsal 2026
- ·Milo sebut Persis butuh satu permainan terbaik untuk menang
- ·Timnas Indonesia di Grup B Kejuaraan ASEAN Futsal 2026
- ·Nova Arianto selaraskan filosofi timnas U
- ·Bahlil akan beri insentif konversi motor bensin jadi listrik
- ·Persik Kediri yakin bisa bobol gawang Persib di GBLA
- ·Timmas futsal putri gagal ke final setelah disingkirkan Australia
- ·Hodak: Seluruh pemain Persib siap tampil hadapi Persik
- ·Thailand hancurkan Malaysia, antar Indonesia lolos ke semifinal
- ·Malut United dan PSM Makassar berbagi satu poin di Ternate













